Selasa, 17 Mei 2011

Kamus Kereta Api Logistik

Dear ALL READERS dan PEMBACA YANG SETIA,

Mulai hari ini, Selasa (17/05) walau kalender menunjukkan warna merah (baca : libur), bukan berarti semua kegiatan harus terhenti. Apalagi bila terkena virus cuti massal yang jadi hobi sebagian warga negara di republik ini, bisa runyam. Untuk berkarya, ngga pernah ada kata mati. NEVER !

Kami berusaha menyajikan silabus kamus istilah yang bisa dimanfaatkan teman-teman satu almamater yang bergerak di bidang angkutan dan logistik. Ibarat pepatah, tak ada gading yang tak retak, artinya didunia ini tak ada yang sempurna.

Beberapa istilah memang sulit dicarikan padanan katanya dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggeris sehingga kami hanya mampu memberikan penjelasan singkat dan seadanya.sesuai daya nalar yang dimiliki.
Penyusunan istilah / terminologi ini dibuat secara alfabet untuk memudahkan pencarian istilah dimaksud.

Kombinasi istilah hasil kawin-silang di bisnis kereta api dan logistik secara umum masih banyak kekurangan namun kami tetap terbuka untuk saran dan kritik guna penyempurnaan ke depan.

Terima kasih.

Salam, RAM.

------------------------------------------------------------------------------------
  • AWB (Air Waybill)
Merujuk kepada dokumen pengangkutan yang digunakan untuk meng-cover pergerakan barang via moda angkutan udara. Air Waybill (AWB) memiliki nomor pelacak (tracking number) yang biasa digunakan untuk melacak keberadaan barang atau dokumen via perangkat canggih, semisal komputer atau HP.

Mo tahu detilnya cara baca dan pengisiannya, coba klik disini : http://fedex.com/ck/tools/intlairwaybill.html

  • Bill of Lading (B/L)

Dokumen yang ditanda-tangani oleh perusahaan pelayaran (carrier) dan berlaku sebagai bukti kontrak angkutan, resi penerimaan barang dan bukti kepemilikan kargo.

Di Indonesia disetarakan dengan istilah Konosemen. B/L biasanya dikeluarkan oleh pelayaran makanya sering juga disebut Ocean B/L atau Marine B/L.

  • Broker

Perantara antara pengirim barang dengan pihak carrier. Broker mengatur transportasi pengirim dan mewakili operator. Di Indonesia lazimnya dikenal dengan sebutan Makelar.

  • Business Unit

Sebuah divisi atau segmen dari suatu organisasi, pada umumnya diperlakukan sebagai pusat laba dan rugi terpisah. Ditulis juga dengan bahasa gaul Biz Unit dan di Indonesia-kan menjadi Unit Bisnis.

Carrier

Sebuah perusahaan yang mengangkut barang atau orang lewat moda angkutan darat, laut atau udara.
Istilah Carrier lebih banyak digunakan untuk mengartikan perusahaan pelayaran ketimbang padanan maskapai penerbangan atau perusahaan angkutan lainnya.

  • CFS

Singkatan dari Container Freight Station dan disamakan dengan istilah gudang konsolidasi

Penggunanya freight forwarder atau ekspedisi yang bertugas mengumpulkan kargo berjumlah sedikit (ritel) untuk kemudian dikumpulkan menjadi satu jumlah tertentu, kemudian dikapalkan atau dikirimkan ke pelabuhan tujuan (port of discharge).

Kini aktifitas CFS, tidak harus di gudang konsolidasi tetapi bisa juga menggunakan fasilitas halaman ruko atau stuffing di pinggir jalan pun memungkinkan. Perubahan jaman telah mengubah segalanya dan dinamika ini harus diadopsi dengan legowo.